Monday, August 28, 2006

biarkan rasaku tumbuh subur
walau akhirnya kan kering dan gugur
biarkan kunikmati sepanjang umur
rasa indah yang tak terukur
jangan nodai rasaku untukmu
karena kamu tak s'lalu jadi milikku
ku mau kamu tetap indah buatku
terlalu beratkah permintaanku ?
bila begitu.. maka pilihlah jalanmu
tuk pergi dariku
mentari tersenyum sendu
saat mendung datang berlabuh
sekejab riang berubah muram
tak apa bila senja datang menghadang
jelang malam bersama diam yang makin tenggelam
setiap perih yang kau toreh
takkan kikis pahit yang t'lah menghimpit
namun setiap senyum yang terkulum
mampu menghimpun s'tiap nada yang mengalun
bila kamu perduli padaku
kumohon rawat perasaanku
bila kamu menyayangiku
kumohon hargai setiap detik
waktuku bersamamu
dan bila kamu menginginkanku
kumohon maafkan
setiap jengkal kekuranganku
bila begitu sulit bagimu menerimaku
ku kan menepi dari jalanmu
tidakkah cukup bagimu ?

Saturday, August 19, 2006

satu penggalan rasa
tumbuh kurang sempurna
seperti kabut merajai jingga
satu hati berpijar redup kadang menyala
seperti bintang ditengah temaram cahaya
satu jiwa mencari cinta diantara kecewa
seperti rapuh raga ditengah perang melanda
kan datang sbuah masa
dimana senja tersenyum mesra
berpeluk malam bergandeng siang
saling merangkul merangkai cinta
ajari aku melukis hati
tuntun aku meniti angan
temani aku nyanyikan nada rasa
biar luka atau kecewa
karena tak cukup hanya bahagia
kususun kembali kepingan hatiku
berharap pelangi kan menghiasi
ku turutkan kamu dalam mimpiku
berharap kamu jadi waktuku
andai malam menjadi jiwaku
maka kuingin kamu menjadi bulanku
terangi aku dan yakinkan aku akan langitku..

Thursday, August 17, 2006

like the sun shows
how important to shine the world
like the stars show
how pretty they variate the space
and like the crescent tells
how sweet to put our sight on it
and flied our mind
thru the whole beautiness..
and even sadness
bila kamu belum tau
dengan senang hati
kan ku katakan kepadamu
bila kamu sudah tau
maka ku nanti kamu warnai pelangiku
tapi bila kamu tak ingin tau
baiknya aku tutup buku
ku tersesat diantara sekat
ku tenggelam dibatas malam
ku terpaku diambang waktu
ulurkan tanganmu rengkuh jiwaku
leburkan aku dalam kasihmu
agar ku jelang esok pagiku
dengan pelangi menggantung diujung mataku
satu diantara seribu
pasti ada yang tak membatu
namun butuh seribu waktu
untuk temukan satu pintu

Thursday, August 10, 2006

the beauty sense of the soul
singing nice along the eyes
waiting the heartbeat to be the music
and meet the trully desire
into the longing of a dreamin' ...