tak pernah pudar pelangi warnai hariku
tak pernah lelah mentari sinari mimpiku
walaupun detik waktu terus berdetak tinggalkan aku
tapi jiwaku terus tuntun aku untuk terus melangkah maju
Friday, March 24, 2006
Tuesday, March 14, 2006
andai kutau kan kutemui sepi dihatiku
takkan kupergi dan tenggelam dalam pelukmu
andai kutau kau kan hanya berlalu
takkan kurajut sepiku dengan benang-benang semu
andai kutau ku kan kehilangan separuh jiwaku
takkan lagi kubuka lembaran bersamamu
andai kutau luka itu kan semakin pilu
takkan kutoreh sembilu diujung lukaku
andai dapat kuputar waktu
aku hanya ingin hindari kisah kasih semu bersamamu
takkan kupergi dan tenggelam dalam pelukmu
andai kutau kau kan hanya berlalu
takkan kurajut sepiku dengan benang-benang semu
andai kutau ku kan kehilangan separuh jiwaku
takkan lagi kubuka lembaran bersamamu
andai kutau luka itu kan semakin pilu
takkan kutoreh sembilu diujung lukaku
andai dapat kuputar waktu
aku hanya ingin hindari kisah kasih semu bersamamu
perempuan bukan tumpuan
juga bukan pelampiasan perasaan
perempuan tak sepenuhnya lemah
tapi hanya butuh 'tuk memilah
jika hati perempuan ibarat batu
maka takkan pernah ia menyatu
jika hati perempuan ibarat tanah
bukan berarti ia lemah
ibarat ibu memendam seribu pilu
takkan habis kasih terkikis
hanya waktu yang 'kan memandu
untuk pria artikan seorang wanita
juga bukan pelampiasan perasaan
perempuan tak sepenuhnya lemah
tapi hanya butuh 'tuk memilah
jika hati perempuan ibarat batu
maka takkan pernah ia menyatu
jika hati perempuan ibarat tanah
bukan berarti ia lemah
ibarat ibu memendam seribu pilu
takkan habis kasih terkikis
hanya waktu yang 'kan memandu
untuk pria artikan seorang wanita
mata liarmu memandangku sebelah mata
senyum licikmu kotori sisi baikmu
knapa hanya raga yang coba kau terka
knapa tak kau biarkan nuraniku bebas mencari
kau belenggu ruang gerakku
dengan sgala pikiran kotormu
bukan caci yang coba ku dapati
bukan cela yang coba ku renda
aku hanya ingin bebas menyanyi
dendangkan irama hati
dan aku hanya ingin menari
ikuti setiap gerak nurani
senyum licikmu kotori sisi baikmu
knapa hanya raga yang coba kau terka
knapa tak kau biarkan nuraniku bebas mencari
kau belenggu ruang gerakku
dengan sgala pikiran kotormu
bukan caci yang coba ku dapati
bukan cela yang coba ku renda
aku hanya ingin bebas menyanyi
dendangkan irama hati
dan aku hanya ingin menari
ikuti setiap gerak nurani
Wednesday, March 8, 2006
Monday, March 6, 2006
Subscribe to:
Posts (Atom)