Sunday, May 14, 2006

telah lelah jiwa teteskan airmata
kian beku dalam asa
membatu dalam raga
tak lagi rasa leluasa berkuasa
t'lah terbelenggu dalam kecewa

1 comment:

Prinz Tiyo said...

memulai langkah ke arah timur
pesan pujangga dahulu kala
karena fajar muncul di sana
sesampainya...

serta merta menggapai dahan
nafas terengah di tengah terik
keringat membanjir bercampur debu

desiran angin terasa panas
mungkin oleh sengatan hari yang terlalu
telapak melepuh beralas bara
menghirup sajian hidangan daun

tanah menguap dari kejauhan
laksana oase di gurun tandus
kelopak mata makin menutup
ketika debu tak henti menyusup

serta merta tegakkan lutut
dengan gemetar meraih dahan
terasa kelu jalan nadiku
berdenyut sepatah keras sekali

sww 2006 to Amethyst