Argo-24 feb ‘09
Aku tidak setegar itu
Tak mampu menahan airmataku
Saat memori itu terus menggantung diujung angan
Saat ayahku meregang sakit
Saat ayahku meregang nyawa
Aku tak kuasa merasakan apa yang ia rasakan
Hanya hati serasa tersayat dan Hanya do’a yang terus aku panjatkan
Mohon kekuatan dan kesabaran
Tetapi tetap saja ada yang hilang
Tak dapat lagi ku temukan
Sosok ayah yang selama ini lekat dalam pandangan
Kini hanya dapat kutemukan dalam bayangan angan
No comments:
Post a Comment